KRISTOLOGI

Candra Wijaya

Abstract


Kematian Kristus merupakan suatu puncak karya yang terbesar sepanjang dunia ini.  Sebelum Kristus mati, Ia menderita dalam proses kematian-Nya. Yesus tidak mati secara langsung namun Ia harus mengalami berbagai penderitaan hal itu dilakukan karena untuk menebus dosa kita semua. Karena cintanya kepada manusia.

Alkitab berkata dalam Yoh 3 : 16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya  yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada –Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal”. Dalam  ayat ini jelas bahwa misi Yesus kedunia ini adalah karena Dia mengasihi semua umat Manusia, sehingga Dia rela berkorban mati diatas kayu salib untuk menebus dosa kita.

Seringkali timbul pertanyaan, mengapa Tuhan Yesus yang adalah Allah semesta Alam, Penguasa bumi, Raja segala Raja, rela hidup menderita didunia bagi manusia ? dan apa dampaknya dalam kehidupan manusia ?


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 RHEMA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Copyright © RHEMA, 2018-2020. All Rights Reserved.